Sejarah Akbid Muhammadiyah Madiun

Sejarah Akbid Muhammadiyah Madiun

Akbid Muhammadiyah Madiun (AMM) adalah institusi pendidikan tinggi Muhammadiyah (PTM) yang menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, berkualitas dan kompeten. Akbid Muhammadiyah Madiun secara resmi beroperasi sebagai institusi pendidikan tinggi setelah memperoleh ijin dari Menteri Pendidikan Nasional dengan SK Mendiknas No. 111/D/O/2008, dan rekomendasi Depkes RI No. HK.03.2.4.1.02473.

Akbid Muh Madiun merupakan PT Milik Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan dibantu oleh Majelis Pendidikan Tingi dan Litbang (DIKTILITBANG) yang dalam pelaksanaan sehari-harinya mengangkat Badan Pembina Harian (BPH).

karena keinganan yang kuat dari pimpinan daerah muhammadiyah (PDM) kota madiun untuk mendirikan amal usaha dibidang pendidikan tinggi, Akhirnya para pimpinan yang saat itu diketuai oleh Drs. H.M. Sudirman, M.Si, dan Sekretaris Eddie Sanyoto, S.Sos. mendirikan Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Muhammadiyah (BP-PTM) Madiun dengan menyelenggarakan AKADEMI KEBIDANAN MUHAMMADIYAH MADIUN, yang akhirnya pada tahun 2008 AKBID MUH MADIUN resmi Memperoleh ijin pendirian dan ijin operasional dari Menteri pendidikan Nasional. Pada tahun 2011 AKBID MUHAMMADIYAH MADIUN telah terakreditasi oleh BAN PT. seiring dengan terus berkembangnya akbid muhammadiyah madiun dibawah pimpinan Ibu Rumpiati, SST., M.Kes, sebagai Direktur dan Bapak Drs. H.M. Sudirman, M.Si, sebagai Ketua Badan Pembina Harian (BPH) kemudian mendirikan kampus II di Jl. Lumbung Hidup Kelurahan Ngegong (RING ROAD) Kec. Manguharjo Kota Madiun. Selanjutnya Pada era "REPELITA II (rencana lima tahun ke-2), Akbid Muh Madiun yang di dukung penuh oleh UMM sebagai PT Pembina, setelah melengkapi semua fasilitas pembelajaran: perpustakaan, ruang kelas yang representatif, laboratorium yang lengkap, jaringan internet hotspot untuk semua warga civitas akademika,  student center, pembangunan masjid; maka kini Akbid Muhammadiyah Madiun berbenah dan meningkatkan kualitas akademik untuk menjadi "The Real University", mengembangkan kurikulum dengan keunggulan Kebidanan Komplementer, dan meningkatkan pembinaan kemahasiswaan yang paling tidak meliputi 4 bidang pembinaan, (1) bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sebagai upaya memperkuat karakter spiritual yang religi; (2) bidang penalaran, memperdalam kemampuan berpikir kritis dan intelek; (3) bidang minat, bakat, dan potensi untuk mengembangkan kemampuan non akademik yang menunjang akademik. Sampai tahun 2016 ini Akbid Muh Madiun telah meluluskan 5 Angkatan, dan alhamdulillah lulusan tahun terakhir, yaitu lulusan tahun 2015 kelulusan pada ujian kompetensi bidan Indonesia mencapai 92%.

Akbid muhammadiyah Madiun"PROFESIONAL-CERDAS-HUMANIS".